Beda “Simbol” dan “oknumnya”,harusnya beda tapi kok disamakan?

Aneh……itulah mungkin reaksi dari saya buat masyarakat kita saat ini yang telah diracuni (kalau boleh disebut begitu) otaknya oleh media yang mereka baca,dengar dan saksikan.Yang saya maksudkan adalah ketidakmampuan mereka untuk membedakan “simbol” dan “oknum”.“Simbol” dalam artian sesuatu yang menjadi  identitas sesuatu dan “oknum” dalam artian orang yang memakai simbol tersebut.

Terkadang kita larut dalam penyalahan atau pemvonisan terhadap oknum yang memakai suatu simbol tertentu yang imbasnya kita menyalahkan simbol tersebut.Padahal “simbol” tersebut tidaklah salah namun yang salah adalah “oknum” tersebut yang kebetulan ber“simbol” itu.

Supaya pemahaman pembaca agak terbuka saya mau mengangkat beberapa contoh saja;

Ambillah contoh; ada seseorang oknum polisi yang berjudi dan kita dengan jelas melihatnya sedang berjudi, maka adalah suatu kesalahan ketika kita mengatakan bahwa “semua polisi itu adalah penjudi.Yang benar kita katakan bahwa itu hanyalah “oknum”-nya saja yang kebetulan polisi dan hal itu tidaklah menggambarkan bahwa semua polisi itu adalah penjudi.

Contoh yang lain lagi yang sangat mengena dalam kehidupan sehari-hari kita;

Seorang pengebom yang kebetulan mengamalkan amalan-amalan keislaman seperti memendekan kain celananya hingga atas mata kaki dan memiliki istri yang kebetulan bercadar serta rajin shalat lima waktu, maka ketika terjadi pengeboman dan terbukti bahwa orang tadi yang mengebom maka yang harusnya di salahkan adalah pemikirannya yang keliru karena perbuatan itu tidak lah dibenarkan dalam agama, bukannya malah apa yang melekat padanya berupa bentuk pengamalan keislaman (yang itu memang ada dalilnya dalam agama) atau bisa kita istilahkan “simbolnya” sehingga dengan serta merta menyalahkan dan mencurigai semua orang yang berpenampilan seperti itu.Padahal yang salah bukan atribut atau “simbol”nya tapi pemikirannya atau “oknumnya”.jadi kenapa hal ini sudah sangat kabur sekali pada saat ini untuk di pahami oleh kita semua.

Seharusnya beda tapi malah disamakan???

About salim

hanya seseorang yang ingin memberikan manfaat untuk orang lain Lihat semua pos milik salim

One response to “Beda “Simbol” dan “oknumnya”,harusnya beda tapi kok disamakan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: