Category Archives: amalan sunnah

Beberapa Amalan Sunnah Ketika Bangun Dari Tidur

[1].Mengusap Bekas Tidur Yang Ada Di Wajah dengan Tangan

Al Imam An-Nawawy dan Al Hafidz Ibnu Hajar menyatakan bahwa amalan ini mustahab (dianjurkan) berdasarkan hadits Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-

فاستيقظ رسول الله – صلى الله عليه وسلم- فجلس يمسه النوم عن وجهه بيده

” Rasulullah bangun dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap bekas tidur dari wajahnya dengan tangannya” [Hadits Riwayat Muslim]

[2]. Berdoa Ketika Bangun Tidur

الحَمْدُ لِلهِ الذِّي أَحْياَناَ بَعْدَماَ أَماَتَناَ وَإِلَيْهِ النُّشُوْر

” Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangkitkan” [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim] Lanjutkan membaca

Iklan

10 sarana melanggengkan amal shalih setelah ramadhan

dzikrRamadhan telah berlalu.Masih segar diingatan kita semua segala ibadah yang kita lakukan di dalamnya terasa begitu khusyu’ dan bermakna.Ibadah-ibadah sunnah yang sangat susah kita laksanakan begitu mudahnya untuk kita laksanakan.Dan masih banyak lagi kenangan-kenangan yang indah bersama tamu yang mulia ini.

Lanjutkan membaca


Hadits-Hadits Seputar Bulan Sya’ban

Karena dekatnya bulan Sya’ban.Maka,saya nukilkan berikut ini hadits-hadits Shahih dan juga hadits-hadits Dhaif di dalam bulan Sya’ban yang  saya nukil dari http://akhwat.web.id/, yang aslinya adalah tulisan Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi Al-Atsary di Majalah An-Nashihah.Mudah-mudahan bermanfaat dalam membimbing kita dalam melakukan amalan-amalan yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah -shollallâhu ‘alaihi wa ‘alâ âlihi wa sallam -.

Beliau -Hafizhahullah- mengatakan: Lanjutkan membaca


Keikhlasan dalam beribadah dan menjauhi Popularitas

Ulama salaf kita mencontohkan sekaligus ini merupakan nasehat buat kita semua agar jangan gila popularitas.Banyak kisah-kisah yang menunjukkan bagaimana mereka sangat menjauhi sekali yang namanya popularitas.
Namun sayangnya,saat ini kebanyakan manusia berebut untuk menjadi orang yang terkenal sampai-sampai menghalalkan segala cara asal jadi orang terkenal.

Marilah kita simak kisah di bawah ini: Lanjutkan membaca


Sunnah-Sunnah dalam dalam memakai sandal/sepatu

sendal

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

((إِذَا اِنْتَعَلَ أَحَدَكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِالْيُمْنَى وَإِذَا خَلَعَ فَلْيَبْدَأ بِالْشِمَالِ, وَلْيَنْعَلَهُمَا جَمِيْعَا أَوْ ليَخْلَعَهُمَا جَمِيْعَا))


“Apabila di antara kamu memakai sandal/sepatu, maka mulailah dengan yang kanan dan apabila melepas sandal/sepatu mulailah dengan yang kiri, dan pakailah sandal/sepatu secara bersamaan(memakai keduanya) atau melepaskannya secara bersamaan.”(HR. Muslim))

Sunnah-sunnah tersebut adalah kebiasaan seorang muslim yang terjadi berulang kali dalam sehari semalam, yaitu ketika ia memakai sandal/sepatu untuk masuk dan keluar masjid, masuk dan keluar kamar mandi, dan tempat kerja yang berada di luar rumah. Sehingga dapat dikatakan bahwa memakai sandal/sepatu adalah rutinitas yang terjadi berulang kali dalam keseharian seorang muslim.sepatu

Mererapkan sunnah tatkala memakai atau melepaskan sandal/sepatu dengan menghadirkan niat(yang sungguh-sungguh untuk mengikuti Sunnah). Maka baginya akan mendapatkan kebaikan yang sangat besar. Kemudian seluruh gerak-gerik dan diamnya (secara otomatis) akan senantiasa berdasarkan Sunnah.


Sunnah-Sunnah Masuk dan Keluar Kamar Mandi

  1. Masuk dengan kaki kiri dan keluar dengan kaki kanan
  2. Mengucapkan doa masuk kamar mandi:

اللهُم إِني أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الخُبُثِ والخَباَئِثِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan syetan laki-laki dan syetan perempuan.” (Muttafaqun ‘alihi)

3.   Mengucapkan doa keluar kamar mandi:

غُفْرَانَكَ

“Kami memohon ampunan-Mu.” (Dikeluarkan oleh Ashhaabus Sunan, kecuali An-Nasaa-i).

  • Setiap muslim biasa keluar masuk kamar mandi berkali-kali sehari semalam. Setiap kali masuk ia bisa menerapkan sunnah-sunnah tersebut ketika masuk dan keluarnya. Dua sunnah saat masuk dan dua sunnah lagi saat keluar.

(Sumber: Aktsar min Alfi Sunnatin fil Yaumi wal Lailah)


Sunnah-Sunnah Saat bangun dari Tidur

    1- Mengusap wajah dengan tangan agar hilang kantuk. Imam An Nawawi dan Ibnu Hajar Rahimahullah telah menjelaskan disunnahkannya perbuatan ini berdasarkan hadits berikut, “Saat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bangun dari tidur, beliau duduk dan mengusap wajahnya dengan tangannya untuk menghilangkan kantuk.” (Diriwayatkan oleh Muslim)

    2- Mengucapkan doa sebagai berikut:

    الحَمْدُ ِللهِ الذِي أحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُشُوْرُ

    “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kita kembali setelah sebelumnya mematikan kami dan hanya kepada-Nya kita dikembalikan.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari)

    3- Bersiwak. “Apabila bangun dari tidur di malam hari, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menggosok gigi dengan siwak.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim)

    4- Mendenguskan angin dari lubang hidung. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian bangun tidur, hendaknya ia mendenguskan angin melalui hidungnya sebanyak tiga kali. Karena syetan biasanya mendekam di lubang hidung.” (Muttafaq ‘alaihi)

    5- Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian bangun tidur, jangan langsung mencelupkan tangannya ke dalam bejana wudhu sebelum membasuhnya sebanyak tiga kali.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim)

    (Sumber: Aksaru min Alfi Sunnatin fil Yaumu wal Lailah)